Minggu, 01 April 2012

“Peak Performance” Sebelum Mendaki Gunung

Keberhasilan pencapaian puncak sebuah pendakian gunung akan selalu di tentukan dari berbagai aspek, salah satunya adalah aspek Fisik. Pendakian Gunung akan selalu menuntut para “climbers” untuk mempersiapkan diri/fisik yang memadai.  

Pada prinsipnya mendaki gunung dibutuhkan kekuatan dan daya tahan otot tertentu, serta memiliki kapasitas VO2 Max yang baik. Hal ini perlu sekali untuk mengatasi tipisnya oksigen di daerah ketinggian, serta mengatasi beratnya beban yang dibawa (ransel).
Dalam upaya peningkatan performance yang baik, latihan fisik mempunyai periodisasi latihan, yang dapat mendukung para pendaki dalam mencapai keadaan fisik prima yang kita sebut Peak Performance. Berikut 2 (dua) komponen latihan dalam periodisasi :

Volume Latihan :
·         Jumlah seluruh kegiatan yang dilakukan dalam latihan, meliputi waktu dan lama latihan berlangsung.
·         Jarak yang ditempuh atau berat yang diangkat per unit waktu
·         Jumlah ulangan suatu latihan atau elemen teknik yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu
    
     Intensitas Latihan :
·         Kekuatan dari rangsangan bergantung pada beratnya beban, kecepatan melakukan suatu gerakan dan variasi interval atau istirahat antar ulangan.
·         Intensitas latihan usaha atau tenaga yang diperagakan oleh atlet pada sesi latihan, intensitas latihan adalah tingkat kesulitan daripada suatu latihan.
Kedua komponen tersebut diatas menjadi alat ukur keberhasilan pendaki dalam proses pencapaian Peak Performance tersebut.


Keterangan gambar : Pelari Lintas Alam
By: Hasanuddin Dalimunthe

Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]





<< Beranda

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Entri [Atom]